I.
PENDAHULUAN
Saat
ini, di Indonesia sedang marak-maraknya kegiatan masyarakat yang dilakukan
untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, salah satunya adalah dengan membuat
UKM. Disamping itu, UKM juga dapat meningkatkan perekonomian Indonesia,
sehingga dapat pula membantu pemerintah dalam meningkatkan PDB-nya. UKM di
Indonesia sangat banyak sekali macam dan jenis usaha serta produknya, misalnya
usaha konveksi baju rumahan, makanan ringan, kerajinan tangan, dsb. Disini, saya
tertarik untuk membahas tentang UKM yang dilakukan oleh masyarakat Lampung
Barat, yaitu dengan memanfaatkan buah alpukat yang melimpah di daerahnya untuk
dijadikan makanan ringan dan bahkan oleh-oleh bagi para pelancong. Buah alpukat
ini diolah menjadi kerupuk alpukat yang enak. Karena saya pribadi pun sangat
menyukai buah yang satu ini, dan terdengar unik, aneh, juga kelihatannya
menarik, saya pun membahasnya dalam tulisan yang saya buat dibawah ini.
II.
ISI
Di Indonesia, UKM selalu digambarkan
sebagai sektor yang mempunyai peranan yang penting, karena sebagian besar
jumlah penduduknya berpendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil
baik disektor tradisional maupun modern.
Di
Propinsi Lampung, bidang pertanian berkembang sangat pesat, dan pemerintahpun telah
menggalakkan bidang pertanian, khususnya
tanaman holtikultura (Tanaman Buah). Salah satu tanaman buah yang banyak di temui di Lampung Barat adalah tanaman “Alpukat” yang dapat
berkembang pesat karena suhu udara di
daerah tersebut agak dingin dengan curah hujan lebih banyak sehingga semakin
menyuburkan tanah.
Alpukat sangat kaya akan protein,
riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), potasium (kalium), dan vitamin C.
Selain itu, alpukat juga mengandung lemak tak jenuh yang cukup tinggi yang
berdampak positif bagi tubuh dan dapat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan
kosmetik.
Berlimpahnya
buah alpukat di Lampung Barat, menjadi salah satu peluang usaha yang baik untuk di
kembangkan, salah satunya adalah dengan menciptakan dan mengkreasikannya menjadi olahan pangan yang mampu di jual di pasaran,
yakni Kerupuk Alpukat.
Pembuatan kerupuk alpukat ini cukup mudah,
alpukat yang dianjurkan yakni jenis alpukat “Mentega”, karena jenis alpukat ini memilki kultur
daging yang tebal, gurih dan manis, sehingga saat buah tersebut diolah menjadi
kerupuk, rasa yang akan dihasilkan
sangat khas.
Peluang
industri seperti ini, seharusnya dapat ditangkap
dan dikembangkan masyarakat, ataupun
kelompok Usaha Kecil Menengah,
sebab dari rasa dan tampilannya, kerupuk alpukat mampu bersaing menjadi
produk pasar, yang memilki nilai ekonomis yang tinggi.
Kerupuk alpukat ini, dapat menjadi pilihan terbaik bagi
pelakon UKM untuk mengembangkannya, sehingga
dari usaha yang dirintis tersebut mampu mendatangkan penghasilan tambahan dan
mampu menopang hidup.
Selain itu, kegiatan ini dilakukan agar alpukat yang berlimpah dapat
dimanfaatkan secara maksimal. Ide pembuatan kerupuk alpukat berawal
dari uji coba beberapa masyarakat karena berlimpahnya alpukat yang ada dan
menjadi potensi unggulan daerah, masyarakat tersebut mencoba mengkreasikan
dan mempraktekkan langsung.
Produk
ini nantinya akan mampu memberikan sumbangan bagi masyarakat yang melakoni
usaha industri pengolahan makanan, sehingga Lampung Barat akan menjadi daerah
penghasil produk makanan yang unik.
III.
PENUTUP
Alpukat adalah salah satu tanaman holtikultura yang mudah sekali di
dapatkan dan di temui di daerah yang suhu udaranya agak dingin dengan curah
hujan lebih banyak sehingga semakin menyuburkan tanah, seperti di Lampung Barat
yang keberadaan buah alpukatnya sangat berlimpah. Di sana, alpukat sudah di
kembangkan menjadi olahan makanan ringan, yaitu kerupuk alpukat yang enak
dan gurih. Selain rasanya, alpukat sangat kaya akan protein, riboflavin
(vitamin B2), niasin (vitamin B3), potasium (kalium), dan vitamin C, serta
mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh. Alpukat juga sering digunakan
dalam pembuatan sabun dan kosmetik.
IV.
DAFTAR
PUSTAKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar