Tugas 6
Feby Dharma
Pratiwi/ 22212880/ 2 EB 17
EVALUASI
KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA DAN SISI PERUSAHAAN
A.
DILIHAT DARI SISI ANGGOTA
1.
Efek-Efek Ekonomis Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan
koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagai pemilik
sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan
mempersoalkan dana yang telah diserahkannya, apakah menguntungkan atau tidak.
Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan
kebutuhan barang/jasa, menguntungkan tidaknya pelayana koperasi dibandingkan
penjual/ pembeli diluar koperasi. Pada dasarnya, setiap anggota akan
berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi, yaitu:
a)
Jika kegiatan
ttersebut sesuai dengan kebutuhannya
b)
Jika pelayanan
itu ditawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan
disbanding yang diperolehnya dari pihak-pihak lain diluar koperasi.
2.
Efek Harga Dan Efek Biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan
koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa
factor diantaranya: besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara
utilitarian maupun normative. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan
ekonomis, yaitu intensif berupa pelayanan barang/jasa oleh perusahaan koperasi
yang efisien atau adanya pengurangan biaya dan atau diperolehnya harga
menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai
maupun dalam bentuk barang.
3.
Analisis Hubungan Efek Ekonomis Dan Keberhasilan
Koperasi
Dalam badan usaha koperasi, laba bukanlah
satu-satunya yang dikejar oleh menejemen, melainkan juga aspek pelayanan.
Ditinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar
kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin
tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang diterima
oleh anggota. Keberhasilan koperasi ditentukan oleh salah satu factornya adalah
partisipasi anggota da partisipasi anggota
sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu menfaat yang
didapat oleh anggota.
4.
Penyajian Dan Analisis Neraca Pelayanan
Disebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para
anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangan-tantangan kompetitif,
pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu disesuaikan. Ada 2
faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada
anggotanya
a)
Adanya tekanan
perrsaingan dari organisasi lain
b)
Perubahan
kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan
kebutuhan ini akan menentukan pola
kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang ditawarkan oleh
koperasi.
B.
DILIHAT DARI SISI PERUSAHAAN
1.
Efisiensi Perusahaan Koperasi
a)
Tingkat
efisiensi biaya pelayanan BU ke anggota (TEBP) = realisasi biaya pelayanan
anggaran biaya pelayanan. Jika TEBP < 1 berarti efisien biaya pelayanan BU
ke anggota.
b)
Tingkat
efisiensi biaya usaha ke bukan anggota
(TEBU) = realisasi biaya usaha anggaran biaya usaha. Jika TEBU < 1 berarti
efisien biaya usaha.
2.
Efektivitas Koperasi
Efektivitas adalah pencapaian target output yang
diukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan
output realisasi atau sesungguhnya (Os), jika Os > Oa disebut efektif.
Rumus perhitungan efektivitas koperasi (EvK):
EvK =
realisasi SHUk + realisasi MEL
Anggaran SHUk + anggaran MEL = jika Evk > 1, berarti efektif.
3.
Produktivitas Koperasi
Produktivitas adalah pencapaian target output (O)
atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut produktif. Rumus
perhitungan produktivitas perusahaan koperasi:
PPK = SHUk
* 100%
PPK adalah laba bersih dari usaha dengan non anggota
* 100%
4.
Analisis Laporan Keuangan
Laporan keuangan koperasi selain merupakann bagian
dari sistem pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari laporan
pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Dilihat dari
fungsi menejemen, laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu
alat evaluasi kemajuan koperasi. Laporan keuangan koperasi pada dasarnya tidak
berbeda dengan laporan keuangan yang dibuat oleh badan usaha lain. Secara umum laporan keuangan meliputi:
a)
Neraca
b)
Perhitungan
hasil usaha (income statement)
c)
Laporan arus kas
(cash flow)
d)
Catatan atas
laporan keuangan
e)
Laporan
perubahan kekayaan bersih sebagai laporan keuangan tambahan
Sumber:
Buku Pintar Ovia Dharma Pratiwi