Jumat, 22 November 2013

tugas 6 ekonomi koperasi

Tugas 6
Feby Dharma Pratiwi/ 22212880/ 2 EB 17
EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA DAN SISI PERUSAHAAN
A.    DILIHAT DARI SISI ANGGOTA
1.      Efek-Efek Ekonomis Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan mempersoalkan dana yang telah diserahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang/jasa, menguntungkan tidaknya pelayana koperasi dibandingkan penjual/ pembeli diluar koperasi. Pada dasarnya, setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi, yaitu:
a)      Jika kegiatan ttersebut sesuai dengan kebutuhannya
b)      Jika pelayanan itu ditawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan disbanding yang diperolehnya dari pihak-pihak lain diluar koperasi.

2.      Efek Harga Dan Efek Biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa factor diantaranya: besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normative. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis, yaitu intensif berupa pelayanan barang/jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien atau adanya pengurangan biaya dan atau diperolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.

3.      Analisis Hubungan Efek Ekonomis Dan Keberhasilan Koperasi
Dalam badan usaha koperasi, laba bukanlah satu-satunya yang dikejar oleh menejemen, melainkan juga aspek pelayanan. Ditinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang diterima oleh anggota. Keberhasilan koperasi ditentukan oleh salah satu factornya adalah partisipasi anggota da partisipasi anggota  sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu menfaat yang didapat oleh anggota.

4.      Penyajian Dan Analisis Neraca Pelayanan
Disebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangan-tantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu disesuaikan. Ada 2 faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya
a)      Adanya tekanan perrsaingan dari organisasi lain
b)      Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola  kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang ditawarkan oleh koperasi.




B.     DILIHAT DARI SISI PERUSAHAAN
1.      Efisiensi Perusahaan Koperasi
a)      Tingkat efisiensi biaya pelayanan BU ke anggota (TEBP) = realisasi biaya pelayanan anggaran biaya pelayanan. Jika TEBP < 1 berarti efisien biaya pelayanan BU ke anggota.
b)      Tingkat efisiensi biaya usaha ke bukan anggota  (TEBU) = realisasi biaya usaha anggaran biaya usaha. Jika TEBU < 1 berarti efisien biaya usaha.

2.      Efektivitas Koperasi
Efektivitas adalah pencapaian target output yang diukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sesungguhnya (Os), jika Os > Oa disebut efektif.
Rumus perhitungan efektivitas koperasi (EvK):
EvK     = realisasi SHUk + realisasi MEL
Anggaran SHUk + anggaran MEL     = jika Evk > 1, berarti efektif.

3.      Produktivitas Koperasi
Produktivitas adalah pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut produktif. Rumus perhitungan produktivitas perusahaan koperasi:
PPK     = SHUk * 100%
PPK adalah laba bersih dari usaha dengan non anggota * 100%

4.      Analisis Laporan Keuangan
Laporan keuangan koperasi selain merupakann bagian dari sistem pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Dilihat dari fungsi menejemen, laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Laporan keuangan koperasi pada dasarnya tidak berbeda dengan laporan  keuangan  yang dibuat oleh badan usaha lain.  Secara umum laporan keuangan meliputi:
a)      Neraca
b)      Perhitungan hasil usaha (income statement)
c)      Laporan arus kas (cash flow)
d)     Catatan atas laporan keuangan
e)      Laporan perubahan kekayaan bersih sebagai laporan keuangan tambahan

Sumber:
Buku Pintar Ovia Dharma Pratiwi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar